Setelah Lonceng Berbunyi 12 kali
Deskripsi Buku
Buku Setelah Lonceng Berbunyi 12 kali merupakan sebuah novel karya Giyanto Jangkung. Bercerita tentang perjalanan spiritual Suri.
Suri yang sebatang kara adalah perermpuan juara mengaji, tetapi yang diperdaya lelaki begitu rupa sehingga terdampar di tempat prostitusi. Cerita dimulai ketika kesadaran ideologisnya membuat ia mulai sholat dan mengaji kembali, tetapi kebutuhan praktisnya membuat ia masih bertahan dengan pekerjaannya. Suatu struktur penanda segera terbentuk: jika berniat mengaji, Suri pergi ke gubuk janda tua Mbah Jimin yang terletak di luar kompleks lokalisasi pelacuran, tempat ia telah menitipkan sajadah, mukena, dan kitab suci Al-Quran. Terdapat garis pembatas yang jelas, segala sesuatu yang berada sakral yang merupakan penanda kesucian tidak dianggap layak berada di dalamnya.
Novel ini berfokus pada konflik batin dan perjalanan hidup tokoh utamanya yang bernama Suri. Cerita di dalamnya menyajikan sebuah potret pergolakan spiritual dan sosial yang erat dengan realitas keagamaan di Indonesia.
Setelah Lonceng Berbunyi 12 Kali adalah sebuah novel drama religi yang sangat direkomendasikan bagi pembaca yang menyukai cerita dengan kedalaman karakter dan pesan moral yang kuat. Buku ini bukan sekadar fiksi hiburan, melainkan sebuah refleksi batin mengenai pencarian kedamaian spiritual di tengah benturan realitas kehidupan sehari-hari.
Data koleksi buku Perpustakaan Ahmad Yunus
| Jenis Bahan | Buku Cetak |
| Judul | Setelah Lonceng Berbunyi 12 kali |
| Judul Asli | |
| Pengarang | Giyanto Jangkung |
| Pernyataan Seri | |
| Penerbitan | Jakarta: Republika Penerbit , 2009 |
| Deskripsi Fisik | |
| ISBN | 978-979-1102-44-5 |
| Call Number | 813 JAN s |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Fiksi |
| Target Pembaca | Umum |

