Novel 5 cm
Deskripsi Buku
Novel “5 cm” karya Donny Dhirgantoro merupakan sebuah karya fiksi inspiratif yang mengupas tuntas esensi persahabatan, cinta, impian, dan rasa nasionalisme yang mendalam. Cerita ini berpusat pada lima remaja yang telah menjalin ikatan persahabatan sangat erat selama tujuh tahun di Jakarta. Mereka adalah Genta, Arial, Zafran, Riani, dan Ian. Masing-masing karakter memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang, namun perbedaan itulah yang justru menyatukan mereka menjadi sebuah kelompok yang solid.
Genta adalah sosok pemimpin alami yang bijaksana dan selalu menjadi tempat bersandar bagi teman-temannya. Arial merupakan pria tampan, berbadan atletis, namun sangat kaku dan selalu taat pada aturan. Zafran hadir sebagai sosok puitis, berjiwa seni tinggi, cenderung narsis, dan sering kali berpikir abstrak. Riani, sebagai satu-satunya perempuan di kelompok itu, adalah sosok yang sangat cerdas, mandiri, dan memiliki ambisi kuat. Terakhir adalah Ian, anggota bertubuh paling tambun yang memiliki hobi fanatik terhadap bola dan mi instan, serta sedang berjuang keras menyelesaikan skripsi kuliahnya yang tertunda.
Konflik dimulai ketika mereka berlima berkumpul di rumah Arial dan merasakan sebuah kejenuhan yang luar biasa dalam hubungan pertemanan mereka. Rutinitas nongkrong, membicarakan hal yang sama, dan bertemu setiap akhir pekan membuat hubungan mereka terasa stagnan. Menyadari hal tersebut, Genta mengusulkan sebuah ide nekat: mereka harus berpisah total, tidak saling bertemu, dan memutus semua bentuk komunikasi (termasuk telepon dan SMS) selama tiga bulan penuh. Tujuannya adalah untuk memberi ruang bagi diri masing-masing guna mengejar impian pribadi serta merasakan bagaimana rasanya hidup tanpa kehadiran sahabat. Di tengah rasa berat hati, mereka semua menyepakati komitmen tersebut.
Selama tiga bulan masa berpisah, kehidupan mereka mengalami banyak perubahan. Ian akhirnya fokus menyelesaikan skripsinya, Arial mulai berani berkenalan dengan wanita, Riani sukses di tempat kerjanya, Zafran terus mengasah idealismenya, dan Genta sibuk merencanakan sebuah kejutan besar untuk pertemuan mereka kembali.
Setelah tiga bulan berlalu, mereka akhirnya bertemu kembali di Stasiun Senen dengan membawa kerinduan yang membuncah. Di sinilah kejutan Genta dimulai. Mereka berlima, ditambah dengan Arinda (adik kembar Arial), memulai sebuah perjalanan impian yang belum pernah mereka bayangkan sebelumnya. Genta membawa mereka naik kereta api menuju Malang untuk melakukan pendakian menantang ke puncak tertinggi di Pulau Jawa, yaitu Puncak Mahameru di Gunung Semeru.
Perjalanan menuju Mahameru menjadi klimaks sekaligus ujian sesungguhnya bagi persahabatan mereka. Di sepanjang jalur pendakian, dari keindahan Danau Ranu Kumbolo hingga dinginnya Kalimati, mereka dihadapkan pada berbagai rintangan fisik dan mental yang ekstrem. Mereka harus melawan egonya masing-masing, mengatasi rasa lelah yang luar biasa, hingga menghadapi ancaman bahaya batu runtuh yang hampir merenggut nyawa Ian dan tewasnya kesadaran mereka di tengah dinginnya gunung.
Melalui perjuangan berat merangkak di pasir Mahameru, mereka akhirnya berhasil mencapai puncak tepat pada tanggal 17 Agustus. Di atas puncak tertinggi Jawa tersebut, di tengah upacara bendera yang sakral, mereka tersadar akan keindahan luar biasa tanah air Indonesia dan arti penting sebuah perjuangan. Mereka berhasil membuktikan filosofi yang selalu mereka pegang: bahwa segala impian, cita-cita, dan keyakinan tidak boleh dilepaskan, melainkan harus diletakkan menggantung “5 sentimeter” tepat di depan kening agar selalu terlihat dan dikejar dengan kerja keras. Petualangan ini tidak hanya berhasil menguji ketahanan fisik mereka, tetapi juga mengubah cara pandang mereka terhadap kehidupan, cinta, dan persahabatan selamanya.
Data koleksi buku Perpustakaan Ahmad Yunus
| Jenis Bahan | Buku Cetak |
| Judul | 5 cm |
| Judul Asli | |
| Pengarang | Donny Dhirgantoro |
| Pernyataan Seri | |
| Penerbitan | Jakarta: Grasindo , 2005 |
| Deskripsi Fisik | |
| ISBN | |
| Call Number | 813 DHI i |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Bukan fiksi |
| Target Pembaca | Umum |

