Sabtu bersama bapak
Deskripsi Buku
Video mulai berputar
“Hai, Satya! Hai, Cakra! Sang Bapak melambaikan tangan.
“Ini Bapak.
Bapak cuma pindah ke tempat lain. Gak sakit. Alhamdulillah, berkat doa Satya dan Cakra. …
Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian. Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian.
Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian.
Ingin tetap mengajarkan kalian.
Bapak sudah siapkan.
Ketika kalian punya pertanyaan, kalian tidak perlu bingung ke mana harus mencari jawaban.
I don’t let death take these, away from us. I don’t give death, a chance. Bapak ada di sini. Di samping kalian. Bapak sayang kalian.”
Novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya mengisahkan tentang perjuangan seorang ayah bernama Gunawan Garnida yang menyiapkan rekaman video berisi nasihat hidup untuk kedua anaknya, Satya dan Cakra, sebelum ia meninggal dunia akibat kanker. Karena menyadari usianya tidak akan lama lagi, Gunawan membuat banyak video agar ia tetap bisa “hadir” mendidik dan menuntun anak-anaknya hingga mereka dewasa. Sesuai pesan sang ayah, video-video tersebut hanya boleh ditonton oleh Satya, Cakra, dan ibu mereka (Itje) setiap hari Sabtu. Cerita kemudian berkembang ke masa depan saat Satya dan Cakra sudah beranjak dewasa dengan jalannya masing-masing
Secara keseluruhan, novel ini mengusung tema parenting, keluarga, dan cinta. Pesan-pesan dari video sang bapak menjadi penuntun bagi Satya dan Cakra saat menghadapi berbagai masalah kehidupan, mulai dari cara menghargai pasangan hingga cara menjadi seorang ayah yang baik.
Data koleksi buku Perpustakaan Ahmad Yunus
| Jenis Bahan | Buku Cetak |
| Judul | Sabtu bersama bapak |
| Judul Asli | |
| Pengarang | Adhitya Mulya |
| Pernyataan Seri | |
| Penerbitan | Jakarta: Gagas Media , 2014 |
| Deskripsi Fisik | |
| ISBN | |
| Call Number | 813 MUL s |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Fiksi |
| Target Pembaca | Umum |
